Primadonabayan's Blog

primadonabayan merupakan blog berita khususnya seputar Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tengga Barat dari Radio Primadona FM

A. Jimangsa Tewas Terbakar

Karang-Bajo-KLU, Nasib naas yang menimpa A. Jimangsa (61) warga Dusun Pelabupati Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Ketika membakar jarami di sawah malah dirinya ikut hangus terbakar.

Menurut penuturan istrinya Sarinep,  pada  siang hari, suaminya pergi ke sawah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya dengan maksud untuk membakar jerami di lahan miliknya. Dan sekitar pukul 16.00 wita, korbanpun mulai membakar jerami yang ada di lahannya, namun korban lupa menyingkirkan jerami yang ada di sekelilingnya.

“Karena angin sedikit kencang akibatnya korban dikelilingi oleh api jerami yang dibakarnya sendiri hingga sekujur tubuhnya melepuh dan hangus. Namun anehnya, meskipun  tubuh korban hangus terbakar, tapi pakaian yang dikenakan masih utuh”, tutur Misadi pada Suara Komunitas, kemarin.

Melihat kejadian tersebut, wargapun berusaha menolong , namun karena A.Jimangsa sudah dikeliling oleh api jerami, sehingga wargapun tidak bisa berbuat apa-apa dan nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Kejadian tersebut membuat keluarga histeris. “Maksud hati membakar jerami di lahan sendiri karena menjelang musim hutan, tapi entah kenapa suamiku juga ikut terbakar”, ratap Sarinep, istri korban.

Semenara jenazah almarhum dimakamkan pada (11/11)  sekitar pukul 15.00 wita di pemakaman umum Dasan Baro Desa Karang Bajo.

November 11, 2009 Posted by | http://www.google.co.id, Uncategorized | Tinggalkan komentar

Siapakah Figur KLU I dan II ?

KLU – Bila tidak ada kemdala, bulan April 2010 mendatang, KLU akan mengukir sejarah pertama dalam penyelenggarakan Pesta Demokrasi yang sudah lama dinantikan oleh masyarakat KLU yakni untuk memilih Bupati dan Wakilnya.

Namun hingga saat ini lebih dari 60 % warga KLU belum mendengar tentang Pilkada serta siapa bakal calon yang akan maju untuk berkompetisi memperebutkan kursi  KLU I dan II.

Pada umumnya isu tentang Pilkada KLU masih terfokus di daerah perkotaan seperti Tanjung dan Pemenang, itupun tidak semua masyarakat yang tahu.

Di kecamatan Bayan misalnya masyarakat (sampel yang dibuat dibeberapa TPS), sama sekali belum mendengar apa lagi mengenal nama-nama figur calon yang sementara ini belum dideklarasikan. Hanya beberapa orang golongan PNS dan tokoh-tokoh birokrasi  yang tahu, sedang masyarakat awam umumnya belum mengetahui.

Untuk sementara nama-nama pasangan-Calon yang terdengar sayup-sayup ditelinga sebagian kecil masyarakat kec. Bayan dan KLU pada umumnya ada 4 yaitu 1. Pasangan H. Johan Samsu + H. Najmul Akhyar, 2. Subartono + R. Nurjati, 3. Izzul Islam + H. Sayuti, dan 4. Algas + H. Rifai. Perlu diketahui nama ke-4 pasangan ini masih isu saja karena selama ini pasangan calon belum muncul dan ditetapkan.

Hanya pasangan Johan Samsu + H. Najmul yang isunya sudah memperoklamirkan pencalonannya. Meskipun demikian pasangan ini belum dikenal oleh masyarakat sebab kedua figur ini juga masih asing bagi masyarakat, berbeda dengan Subartono + R. Nurjati yang meskipun belum pasti mencalonkan diri tapi sudah banyak masyarakat yang mengenal terutama dikalangan masyarakat Bayan sebab mereka berdua sama-sama pernah menjadi Camat di Bayan.

Dari pantauan Primadona  di lapangan, semua lapisan membutuhkan pemerintah yang jujur dan dekat dengan-Masyarakat, artinya jika sekarang masyarakat sudah pintar, ksrena  mereka sudah bosan dengan janji-janji muluk, tapi kalau sudah naik mereka lupa akan janjinya.

Dan tampaknya masyarakat KLU akan lebih condong memilih tokoh atau figur yang akhli pemerintahan dan agamawan. Oleh karena itu siapa figur yang akan masyarakat pilih menjadi pemimpin KLU kedepan harus memenuhi kriteria tersebut.

Dilain sisi masyarakat KLU di daerah timur, khususnya yang ada di kec. Bayan lebih condong akan memilih pemimpin yang melindungi adat.  Hal ini merupakan aspirasi yang perlu diperhatikan oleh para calon, sebab kriteria ini sangat menentukan keberhasilan para figur yang akan mencalonkan diri sebagai pemimpin KLU periode 2010-2015 mendatang  (Asri)

November 11, 2009 Posted by | http://www.google.co.id, Uncategorized | Tinggalkan komentar

Hidup Adalah Perjuangan

Loloan-KLU, Hidup ini adalah perjuangan bukan kemenangan, karenanya  sebagai bagian dari hidup ini adalah menjadikan diri yang terbaik.

Demikian diungkapkan kepala Disnas Pendidikan Budaya dan Olah raga (Dikbudpora) Kabupaten Lombok Utara,  pada acara serah terima jabatan kepala sekolah lama SMPN 4 Bayan, Agus Warsito Spd, kepada kepala sekolah baru Ahki Spd. Acara tersebut berlangsung cukup khidmat di SMPN setempat.

Subartono mengajak untuk terus memajukan pendidikan di KLU sekaligus menjalin kerjasama. “Kerjasama sangat diperlukan untuk memajukan pendidikan di KLU, dan kita harus bersatu meningkatkan sumberdaya manusia”, pintanya.

Sementara kepala SMPN 4 yang lama, Agus Warsito mengatakan mengatakan, acara serah terima jabatan tersebut tidak pernah terlintas dalam benaknya. “Perpisahan ini memang sangat mengharukan”, katanya didepan para guru, wali murid dan undangan.

Agus Warsito juga memaparkan kondisi fisik bangunan dan jumlah siswa yang ada di SMPN 4 Bayan, dan menurutnya yang tidak kalah pentingnya adalah pengadaan air harus diusahakan agar dapat melakukan penghijauan. “Di SMPN 4 ini sekarang masih tahap penghijauan (menanam pohon-red)”, tuturnya.

“Selain itu kepada Bapak Kepala Dikbudpora agar memperhatikan para guru. Karena di SMPN 4, banyak guru yang memiliki kinerja yang luar biasa walaupun semuanya masih bersatus guru honorer”, harapnya.

Nurbakti Sag. yang mewakili guru dalam sambutannya mengakui kalau kepala sekolah lama (Agus Warsito) patut untuk ditedadi, karena semenjak dia menjadi kepala sekolah beberapa tahun lalu, banyak terjadi perubahan, yang semula SMPN 4 disebut dengan istilah sekolah   8-9 berubah menjadi 7-1.

Kepala sekolah baru, Ahki Spd, dalam perkenalannya mengataka, bahwa bagi pegawai negeri kejadian mutas itu adalah hal yang wajar dan biasa. Karenanya sebagai kepala sekolah SMPN 4 Bayan yang baru,  dia mengharapkan dukungan dari komnite dan semua pihak untuk memajukan pendidikan ini kedepan.

Sedangkan camat Bayan R. Tresnawadi, S.Sos, dalam sambutannya meminta pihak sekolah untuk terus menjalin kerjasama dengan semua pihak. “Dan seberapa beratpun suatu pekerjaan itu bila dilakukan dengan bersama-sama pasti akan rampung”, jelasnya.

November 10, 2009 Posted by | http://www.google.co.id | Tinggalkan komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.